Scroll untuk baca artikel
Example 425x400
Berita Hukum

JAM Intelijen: Optimalkan Intelijen Penegakan Hukum dalam Ciptakan Pemilu Damai

618
×

JAM Intelijen: Optimalkan Intelijen Penegakan Hukum dalam Ciptakan Pemilu Damai

Sebarkan artikel ini
Gambar Jaksa Agung Muda (JAM) Intelijen, Dr. Reda Manthovani memberikan pengarahan, (Doc Photo Kehumasan/GirPos)

JAKARTA, GirPos.com -Jaksa Agung Muda (JAM) Intelijen, Dr. Reda Manthovani memberikan pengarahan kepada pejabat Eselon II, III dan IV beserta jajaran di lingkungan JAM-Inteljen terkait penyelenggaraan Intelijen Yustisial, bertempat di Aula lantai 22, Gedung Utama Kejaksaan Agung, Senin (06/11/23).

Dalam pengarahannya, JAM-Intelijen mengatakan bahwa dalam penyelenggaraan Intelijen Yustisial, diperlukan seni dalam mendapatkan informasi yang diolah, dianalisis dan dijadikan bahan masukan serta pertimbangan bagi user dalam mengambil suatu keputusan.

Gambar “pejabat Eselon II, III dan IV beserta jajaran di lingkungan JAM-Inteljen, (Doc Photo GirPos/Kehumasan Puspenkum)

“Posisi Intelijen yang sangat strategis ini, berperan penting dalam menghasilkan produk-produk Intelijen unggulan sesuai kebutuhan hukum saat ini. Khususnya mendekati tahun politik ini, jajaran Intelijen dapat mengendalikan anggotanya untuk menjaga netralitas dengan melakukan pengawasan multimedia,” ujar JAM-Intelijen.

BACA JUGA  Klarifikasi, Henry Yosodiningrat: Informasi Kapolri Beri Arahan ke Dirbinmas Polda Jajaran tidak Benar

Sorotan utama dalam pengarahan perdana JAM-Intelijen Dr. Reda Manthovani ialah melakukan pembenahan. Menurutnya, yang tidak kalah penting adalah konektivitas dan komunikasi antar jajaran Intelijen, sehingga kolaborasi dan sinergitas dapat tercipta demi keberhasilan dalam menghimpun bahan dan data keterangan yang dibutuhkan.

“Sebagai contoh yaitu membangun branding Kejaksaan bukan saja tugas dari Pusat Penerangan Hukum, melainkan tugas kita bersama melalui konektivitas jejaring sampai tingkat bawah,” imbuh JAM-Intelijen.

Dengan sinergitas dan kolaborasi yang optimal, JAM-Intelijen meyakini Intelijen Kejaksaan akan memiliki nilai jual yang tinggi.

“Apapun yang kita lakukan sudah pasti akan bedampak luas bagi institusi. Inilah yang harus dijaga dan diantisipasi ke depannya,” pungkas JAM-Intelijen. (K.3.3.1)

BACA JUGA  JAM-Pidum Menyetujui 2 Pengajuan Restorative Justice dalam Tindak Pidana Narkotika

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250