SUKODADI/LAMONGAN – Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Pimpinan Cabang (PC) Sukodadi, Kabupaten Lamongan, merayakan momentum bersejarah dalam perjalanannya. Tepat pada tanggal 4 Juli 2026, organisasi kemanusiaan ini genap berusia 24 tahun. Perayaan Milad ke-24 ini tidak hanya dimaknai sebagai ucapan syukur atas pencapaian masa lalu, tetapi juga sebagai tonggak baru untuk memperkuat dampak sosial bagi masyarakat melalui tema besar “Integrasi Menguatkan Dampak”.
Dua Dekade Merajut Kebaikan yang Terintegrasi.
Selama lebih dari dua dekade, Lazismu Sukodadi telah konsisten berjalan bersama umat dalam merajut ekosistem ZISKA (Zakat, Infak, Sedekah, dan Keagamaan lainnya) yang inklusif dan terintegrasi. Tema Milad kali ini menegaskan keyakinan bahwa sinergi dan kebersamaan antar elemen persyarikatan maupun masyarakat umum akan melahirkan kebaikan yang jauh lebih luas, masif, dan berkelanjutan. Integrasi program menjadi kunci agar bantuan yang disalurkan tidak bersifat parsial, melainkan menyentuh akar permasalahan kesejahteraan umat di wilayah Sukodadi.
Harapan Ketua Lazismu: Akar Kuat, Dampak Nyata
Ketua LAZISMU Sukodadi, Wandik, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan pesan mendalam terkait usia ke-24 lembaga ini. Beliau berharap agar gerakan Lazismu Sukodadi semakin bertumbuh, mengakar kuat di tengah masyarakat, dan memberikan dampak nyata yang selaras dengan spirit gerakan Al-Ma’un persyarikatan Muhammadiyah. “Integrasi bukan sekadar kata, tapi cara kita memastikan setiap donasi yang masuk benar-benar mengubah kehidupan mustahik menjadi lebih berdaya,” ujarnya dalam sambutanya.
Sebagai seorang pendidik yang juga menjabat sebagai Guru di MI Muhammadiyah 01 Sukodadi, Wandik menekankan pentingnya pendidikan karakter dan kepedulian sosial sejak dini sebagai bagian dari integrasi tersebut. Ia mengajak seluruh stakeholder untuk menjadikan Lazismu sebagai rumah bersama dalam menebar manfaat.
Apresiasi untuk Donatur dan Relawan: Kunci Keberlanjutan Gerakan
Perayaan Milad ke-24 ini juga menjadi momen refleksi dan apresiasi. Wandik secara khusus mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, muzakki, amil zakat, dan relawan yang selama 24 tahun terakhir terus mempercayakan amanahnya serta membersamai langkah Lazismu Sukodadi. Tanpa dukungan mereka, berbagai program pemberdayaan ekonomi, kesehatan, pendidikan, dan tanggap bencana tidak akan dapat berjalan optimal.
“Mari terus bergandengan tangan mewujudkan Sukodadi yang lebih berdaya. Kepercayaan Anda adalah energi terbesar kami untuk terus melayani,” pungkasnya. Dengan semangat baru di usia ke-24, Lazismu Sukodadi berkomitmen untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan sosial kemasyarakatan di Lamongan bagian selatan.
(Sami’an)
#Lazismu #Milad24Lazismu #IntegrasiMenguatkanDampak #LazismuSukodadi #LamonganMegilan #GerakanAlMaun #ZISWAFMuhammadiyah #SukodadiBerdaya






