Ijazah Masih Ditahan, SMK Ma’arif Banyumas Photo-photo Alumni Pegang Ijazah

Gambar Kepala Yayasan pegang Ijazah dengan Alumni Reyfanda dan didampingi Kepala Sekolah SMK Ma'arif, doc photo: (tim media), Jumat [2/2/2024]

PRINGSEWU, GirPos.com – Terjadi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ma’arif di kecamatan Banyumas, kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, yang sebelumnya buming adanya berita-berita yang diterbitkan oleh beberapa media Online dan Televisi terkait dugaan ada Penahanan Ijazah Alumni, Jumat (2/2/2024).

Di katakan Ernawati orang tua Rizki Saputra, salah satu (Alumni) SMK Ma’arif lulusan tahun 2021, bahwasanya kemarin dirumahnya ada kedatangan salah satu guru SMK Ma’arif kerumah, disampaikan oleh guru (yang tidak dituliskan namanya) SMK Ma’arif itu memberitahu agar orang tua Wali murid bisa datang ke sekolah besok jam 09:00 Wib.

“Ada seorang guru dari sekolah SMK Ma’arif kerumah yang memberi tau agar orang tua Alumni bisa datang besok (Jumat- 2/2/24) ke sekolah, tepatnya di Gedung B dekat Lapangan,” ungkap Erna kepada awak media dini hari.

BACA JUGA  Jainuri, SE Pj Kepala Pekon Sukamulya Salurkan BLT-DD Tahap III Ke-36 KPM

Lebih dalam Ernawati menceritakan hasil dari kehadirannya di sekolah SMK Ma’arif, Disana kepala Sekolah menyampaikan bahwa untuk mengklarrifikasi tentang Ijazah tersebut. yaitu ternyata bukan mau mendapatkan pembagian/pemberian Ijazah anaknya Rizki Saputra, melainkan di sekolah hanya di photo-photo sambil memegang Ijazah sebagai dokumentasi sekolah.

“Saat itu ada orang tua Alumni Asep, Reyfanda yang datang ke SMK Ma’arif. Namun, disana tadi cuma diarahkan untuk berphoto-photo sambil memegang Ijazah, itu yang di photo oleh guru SMK Ma’arif hanya Reyfanda bersama Kepala Sekolah SMK Ma’arif dan serta Kepala Yayasan, lalu Ijazah kembali diambil Kepala sekokahnya dan kemudian memberikan photo copy satu (1) lembar legalisir ijazah kepada Asep dan Reyfanda,” terang Erna.

BACA JUGA  Pj Bupati Pringsewu Tinjau Jalan Rusak di Kecamatan Banyumas

Aneh, Artinya, itu hanya rekayasa, secara pormalitas, yang seolah-olahnya pihak SMK Ma’arif sudah memberikan Ijazah – ijazah Alumni itu ke yang bersangkutan.

“Iya, itu yang terjadi sebenar, itu hanya photo-photo sambil memegang Ijazah yang terkesan seolah-olah pihak SMK Ma’arif telah melaksanakan pemberian Ijazah ke seluruh Alumni, Namun, itu tidak dilakukan. karena ada berita di media online dan Televisi,” pungkas Erna. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *