Berita Peristiwa

Proses Pencarian Korban Longsor, Kapolres Wonogiri Terjun Ke Lokasi Peristiwa

384
×

Proses Pencarian Korban Longsor, Kapolres Wonogiri Terjun Ke Lokasi Peristiwa

Sebarkan artikel ini
Gambar Kapolres Wonogiri dan jajarannya Terjun Ke Lokasi Peristiwa Longsor, (Doc photo: Humas Polres Wonogiri/Mbah Yanto)

WONOGIRI, GirPos.com – Kapolres AKBP. Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, S.H., S.I.K., M.M., M.Si., bersama dengan Wakapolres Wonogiri dan sejumlah PJU sera Pasi Ops Kodim 0728 Wonogiri melakukan gerak cepat meninjau proses pencarian korban longsor yang terjadi di Dusun Jaten, kecamatan Kismantoro, kabupaten Wonogiri, Rabu (6/12/2023).

Diketahui, longsor yang terjadi pada hari Selasa (5/12/2023) sekitar pukul 08.30 Wib, berada di persawahan dengan medan perbukitan di Dusun Jaten, Desa Ngroto tersebut.

Akibat peristiwa longsor tersebut, dilaporkan 1 orang warga setempat atas nama “Mijem” (63) dilaporkan hilang terseret material longsoran tanah.

Dilokasi longsor, Kapolres mengatakan hari ini adalah hari kedua pencarian, untuk personil kita tambahkan guna mempercepat proses pencarian.

“Kita harapkan dengan penambahan anggota dan penggunaan anjing palacak ini mudah-mudahan korban dapat segera kita temukan” ucapnya.

Selain petugas kepolisian, dalam pencarian korban tanah longsor tersebut juga bersinergi bersama personel dari TNI, BPBD Kabupaten Wonogiri dan Basarnas Pos SAR Surakarta, personel Relawan Kecamatan Kismantoro dan masyarakat setempat.

Kepada masyarakat, Kapolres menghimbau untuk tetap waspada mengingat musim penghujan potensi kejadian serupa bisa saja terjadi kembali.

Kapolres manambahkan, Hari ini hari kedua pencarian, cuaca pagi ini cerah, untuk proses pencarian kita maksimalkan dengan cara manual dan penambahan personil mengingat untuk penggunaan alat berat tidak bisa karena medan longsor merupakan area persawahan perbukitan yang terjal.

“Kita berdoa agar warga yang tertimbun bisa segera ditemukan dan kita tetap berharap ada keajaiban semoga korban dalam keadaan selamat. Dan kita bersama unsur terkait akan berupaya maksimal untuk melakukan evakuasi ini,”sambung Kapolres.

Terkait jumlah korban yang tertimbun, Kapolres mengatakan, sesuai dengan informasi dari saksi, ada satu masyarakat yang tertimbun.

“Informasi ini saya terima dari saksi, karena mereka saat itu sedang memupuk padi, namun tiba-tiba terdengar suara reruntuhan dan korban yang sebelumnya berada di lokasi tersebut dicari tidak ada,”jelasnya. (Mbah Yanto/humas)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top