Scroll untuk baca artikel
Example 425x400
Berita Daerah

Bupati Dendi Harap Seminar Pendidikan jadi Momentum Keberlanjutan Merdeka Belajar

64
×

Bupati Dendi Harap Seminar Pendidikan jadi Momentum Keberlanjutan Merdeka Belajar

Sebarkan artikel ini
Bunda Literasi (Doc Photo Sufiyawan/GirPos.com)

PESAWARAN, GirPos.com – Bupati Pesawaran berharap melalui Seminar Pendidikan menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk terus berinovasi dan merancang arah perjalanan pendidikan kedepan, Selasa (30/10/2023).

Demikian disampaikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona didampingi Bunda Literasi Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi saat membuka kegiatan Seminar Pendidikan tentang Peran Media dalam Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di gedung Graha Adora, kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran.

Photo Bupati bersama seluruh pejabat kab. Pesawaran, Doc photo Sufiyawan/GirPos.com)

Bupati Dendi juga berharap melalui Seminar Pendidikan tersebut dapat merefleksikan praktik guna memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan “Merdeka Belajar Merdeka Mengajar” dalam memajukan pendidikan di Bumi Andan Jejama.

Orang nomor satu di Kabupaten Pesawaran itu mengatakan seminar pendidikan pada hari ini merupakan salah satu dari rangkaian upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam menyukseskan Kurikulum Merdeka.

BACA JUGA  Dibuka 24 Jam, Kodim 0728/Wonogiri Dan Polres Wonogiri Dirikan Posko Netralitas TNI-Polri

“Kedepan masih akan ada angin yang kencang dan ombak yang jauh lebih besar serta rintangan yang jauh lebih tinggi dan menantang. Kita harus selalu memegang komando, memimpin pemulihan bersama, bergerak untuk Merdeka Belajar Merdeka Mengajar demi suksesnya Kurikulum Merdeka di kabupaten yang kita cintai ini,” kata Bupati Dendi.

Dendi yang juga Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung itu menjelaskan terkait  Learning Loss adalah fenomena dimana menurunnya pengetahuan dan keterampilan siswa secara akademis sebagai akibat dari pembelajaran di rumah atau daring yang berlangsung dalam waktu yang cukup lama akibat dampak dari Covid-19 yang melanda.

Ia pun menitipkan pendidikan akhlak, karakter dan kompetensi anak-anak bangsa khususnya di Kabupaten Pesawaran kepada para pendidik di Bumi Andan Jejama yang turut serta pada acara.

“Jadilah Role Model yang bekerja dengan hati agar lahir generasi penerus bangsa yang beriman dan  bertaqwa kepada Tuhan YME serta berakhlak mulia, berkebhinekaan global, bergotong-royong, mandiri, bernalar kritis, juga kreatif. Kita titipkan masa depan Kabupaten Pesawaran dan Indonesia di pundak generasi muda Andan Jejama yang berprofil pelajar Pancasila,” pungkas Dendi.

BACA JUGA  Cegah Banjir, Desa Bagelen Bersama Masyarakat Giat Gotong Royong  

Pada kesempatan yang sama, Bunda Literasi yang juga Ketua TP-PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi menyampaikan berbagai upaya dalam membangun budaya literasi di Kabupaten Pesawaran sudah dilakukan.

Upaya tersebut antara lain melantik Bunda Literasi di 11 Kecamatan yang merupakan istri dari para Camat yang bertujuan untuk meningkatkan budaya minat baca pada masyarakat khusunya di seluruh Kecamatan di Kabupaten Pesawaran.

Seminar Pendidikan menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Pesawaran, (Doc photo Sufiyawan/GirPos)

“Selain itu mengembangkan perpustakaan Desa dan menciptakan ruang baca publik, kemudian menginstrusikan kepada para Perangat Daerah yang memberikan pelayanan publik, BUMN, BUMD, Swasta agar membuat pojok baca diruang tunggu pelayanannya,”ucap Nanda.

BACA JUGA  Polres Wonogiri Ikuti Zoom Meeting “Tahapan Pemilu, Pengawasan, Dan Pola Pengamanannya” Bersama Biro SDM Polda Jateng

Nanda mengimbau untuk membaca dan berdoa 15 menit sebelum belajar yang tujuannya nanti agar siswa siswi terbiasa membaca dan belajar materi diluar pelajaran untuk menumbuhkan wawasan dan terbentuknya generasi pembelajar sepanjang masa yang sudah diterapkan ditingkat SD, SMP, SMA/SMK.

Seminar pendidikan itu diikuti kurang lebih 457 peserta se-Kabupaten Pesawaran yang terdiri dari  Kepala TK Pembina, TK percontohan sebanyak 2 orang, Kepala Sekolah SD Negeri dan Swasta sebanyak 300 orang, Kepala Sekolah SMP Negeri dan Swasta sebanyak 66 orang, Pengawas Sekolah sebanyak 35 orang, Penilik sekolah sebanyak 11 orang dan PGRI sebanyak 33 orang.

Turut hadir Direktur Jenderal Guru Dan Tenaga Kependidkan Kemedikbudristek RI,  Pengembangan Teknologi Pembelajaran di Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (Kemendikbudristek), Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Lampung, Sekretaris  Daerah Kabupaten Pesawaran, para pejabat struktural dilingkungan Kabupaten Pesawaran dan para Korwilcam se-Kabupaten Pesawaran. (Suf)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250