Berita Investigasi

Seorang Siswi Ma’arif Malu Namanya Dituduh Mesum

462
×

Seorang Siswi Ma’arif Malu Namanya Dituduh Mesum

Sebarkan artikel ini
Gambar ilustrasi seorang siswi merasa malu, doc photo: (istimewa/Net)

PRINGSEWU, GirPos.com – Salah satu Siswi Sekolah Menengah Kejujuran (SMK) Ma’arif Banyumas, kecamatan Banyumas, kabupaten Pringsewu, Lampung, yang berinisial G diduga menjadi korban fitnah seorang oknum guru yang mengajar ditempatnya bersekolah, berinisial SS, Minggu (4/2/2024).

Ironisnya, SS menuduh G melakukan hubungan terlarang (Diluar nikah) pasca dirinya mengikuti Praktek Kerja Lapangan ( PKL) di kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu lampau.

Atas tuduhan tersebut, G menanggung rasa malu. Sebab, sudah tersebar luas hingga ke Telinga teman kelasnya, dan juga para siswa dikelas lain.

Termasuk sampai ke telinga para guru, bahkan termasuk kedua orang tua G, serta dilingkungan sekolahnya.

“Apakah pantas Guru tersebut bicara tentang diri saya sendiri yang mengatakan telah melakukan perbuatan yang menurut saya tidak pantas disampaikan ke temen temen saya bahwa saya sudah pernah ngamar dengan laki laki saat PKL di kecamatan Sukoharjo. Ini kan keterlaluan. Padahal saya tidak pernah melakukan hal tersebut, “tutur G, kepada tim awak media pada Rabu (31/1/24).

Menurut G, oknum guru tersebut telah mempermalukannya. Bahkan seperti sengaja untuk merusak nama baiknya.

Kini G banyak menutup diri. Akibat tuduhan itu banyak menimbulkan spekulasi negatif terhadap dirinya. Lantaran tidak sedikit dari siswa yang kini menganggapnya sebagai wanita tendahan.

“Saya ini malu dengan teman-teman saya, jujur hal tersebut tidak pernah terjadi dan itu adalah fitnah bagi saya. kalau memang benar, siapa saksinya coba?, ini kan sudah menyerang pribadi saya,” imbuh G.

Sementara oknum Guru SS ketika dikonfirmasi melalui telpon pribadinya membenarkan ucapannya tersebut. Dirinya mengatakan itu semua lantaran mendapat informasi dari seseorang yang enggan ia sebutkan namanya.

“Iya memang, saya yang mengatakan hal tersebut. Tapi berdasarkan keterangan orang saya juga,” Kata SS membebarkan.

Lebih lanjut SS mengatakan, belum mengembangkan kebenaran informasi tersebut. Bahkan dirinya belum mengkaji kembali cerita yang ia dapatkan.

“Saya tidak menanyakan kebenarannya tersebut,” terang SS. (tiem)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top