
PALI – Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terendam banjir. Luapan air terpantau melumpuhkan arus lalu lintas di kawasan Jembatan Pabil, Tumpang Sari, Desa Semangus, Kecamatan Talang Ubi, pada Selasa (14/04/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, debit air mulai naik sejak Selasa siang dan terus bertahan hingga Selasa malam. Kondisi ini memaksa para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, untuk menghentikan laju kendaraan mereka karena risiko mogok yang cukup tinggi.
Ketinggian air yang merendam badan jalan dilaporkan mencapai paha orang dewasa atau sekitar ± 50 cm . Posisi jalan yang melintasi kawasan rendah di dekat Jembatan Pabil membuat air dengan cepat menggenang saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut tanpa henti dalam sepekan terakhir.
”Air mulai naik dari siang tadi. Karena cukup dalam, sekitar setengah meter, kendaraan kecil dan motor tidak berani melintas. Banyak yang memilih menunggu di pinggir jalan sampai air agak surut,” ujar salah satu warga setempat di lokasi kejadian.
Ruas jalan yang terendam ini merupakan jalur vital yang menghubungkan Kabupaten PALI dengan Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). Akibat terputusnya akses ini, antrean kendaraan sempat mengular panjang di kedua sisi jalan.
Beberapa kendaraan logistik dan truk pengangkut hasil bumi terpaksa berhenti total, mengingat arus air di atas badan jalan cukup kuat dan membahayakan keselamatan berkendara.
Pihak berwenang dan warga setempat mengimbau bagi para pengendara yang hendak menuju Kabupaten Muratara dan Kota Lubuklinggau maupun sebaliknya untuk tetap waspada atau mencari informasi terkini mengenai kondisi air sebelum melintas.
Hingga berita ini diturunkan pada Selasa malam, air dilaporkan belum menunjukkan tanda-tanda surut yang signifikan. Warga berharap adanya perhatian dari pemerintah provinsi mengingat status jalan tersebut merupakan urat nadi ekonomi antar-kabupaten yang sering terdampak banjir saat musim penghujan tiba.
Laporan : Rahasmin Sawiran.






