Berita Daerah

Jalur Alternatif Didesa Sungai Ibul Jadi Jebakan, Warga Hanya Berharap Secepatnya di Perbaiki

518
×

Jalur Alternatif Didesa Sungai Ibul Jadi Jebakan, Warga Hanya Berharap Secepatnya di Perbaiki

Sebarkan artikel ini

Pali, Girpos.com – Kondisi infrastruktur jalan alternatif yang menghubungkan jalur strategis di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kini berada dalam status memprihatinkan. Jalan yang melintasi menuju Kecamatan Talang Ubi, Kecamatan Penukal, Kecamatan Tanah Abang, hingga Kecamatan Abab dan menuju Kota Prabumulih tersebut dilaporkan rusak berat, sehingga mengancam keselamatan para pengguna jalan yang melintas setiap harinya.

Titik kerusakan paling mencolok terpantau di wilayah Desa Sungai Ibul, Kecamatan Talang Ubi. Berdasarkan pantauan di lapangan, aspal jalan kini dipenuhi lubang-lubang dalam yang menyerupai kubangan, yang sangat membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua dan Roda empat.

Jalan ini bukan sekadar jalur penghubung biasa, melainkan jalur alternatif dengan jarak tempuh terdekat yang menghubungkan Ibu Kota Kabupaten PALI (Pendopo) dengan Kota Prabumulih. Perannya sangat krusial sebagai urat nadi perekonomian dan mobilitas masyarakat lintas kecamatan.

Rahasmin Sawiran, salah seorang warga setempat, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas kondisi jalan yang seolah luput dari perhatian pemerintah. Ia menilai pembangunan atau pemeliharaan di jalur tersebut jalan di tempat, padahal mobilitas warga sangat bergantung pada akses ini.

“Jalan ini adalah nadi ekonomi kami, tapi kondisinya seolah terabaikan dari sentuhan pembangunan. Kami sangat memohon kepada Pemerintah Kabupaten PALI untuk segera mengambil langkah konkret sebelum kerusakan ini memutus total akses antar-kecamatan,”tegas Rahasmin kepada awak media, (06/02/2026).

Menurut Rahasmin, potret buruk infrastruktur ini tidak hanya terpusat di Desa Sungai Ibul. Kerusakan serupa juga terjadi di jalur poros Desa, Kecamatan Abab. Bahkan, ia menyoroti kondisi fisik gorong-gorong di sepanjang jalan tersebut yang sudah mulai keropos dan amblas.

“Bukan cuma di Sungai Ibul juga,Bahkan ada gorong-gorong di jalan poros itu yang kondisinya sudah sangat kritis. Tinggal menunggu waktu saja untuk jebol atau ambruk. Kalau itu terjadi, akses jalan bisa terputus total,” tujar nya

Rahasmin pun menyampaikan pesan menohok bagi dinas terkait mengenai lambannya respons terhadap keselamatan publik

Masyarakat kini berharap ada kebijakan diskresi atau penanganan darurat dari Pemerintah Kabupaten PALI. Mengingat cuaca yang tidak menentu, lubang jalan yang tertutup genangan air sering kali menjadi jebakan maut bagi pengendara yang tidak hafal medan jalan.

 

Liputan : Deni Gustari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top