Scroll untuk baca artikel
Example 425x400
Berita DaerahPalembang

Sempat Diwarnai Bersitegang, Demo P2KP Dikantor Gubernur Sumsel Cukup Memanas

55
×

Sempat Diwarnai Bersitegang, Demo P2KP Dikantor Gubernur Sumsel Cukup Memanas

Sebarkan artikel ini

Palembang # Girpos.com – Persatuan Pemangku Kepentingan Pendidikan (P2KP) kembali lakukan Demo Aksi Damai di kantor Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel). Maksud kedatangannya, P2KP mempertanyakan tuntutan perihal pembatalan Surat Penunjukan Plh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Sumsel.

Dikawal ketat pihak Kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), dalam orasinya disaksikan beberapa awak media, Sundan Wijaya Koordinator Lapangan (Korlap) menyampaikan, hari ini pada jum’at yang katanya keramat P2KP memfollow up surat yang telah disampaikan pada tanggal 29 Februari 2024 termasuk tuntutan pada Demo Aksi Damai pada tanggal 05 Maret 2024. Tujuannya tidak lain adalah, untuk menagih pernyataan yang disampaikan pada saat melakukan demo beberapa Minggu lalu. Kenapa,??? karena sampai hari ini belum ada konfirmasi lanjutan dari Pj. Gubernur Sumsel atau OPD yang membidangi.

BACA JUGA  Cegah Stunting, Pekon Fajar Baru Bangun Posyandu DD 2024

“Ya, kami kembali turun kejalan hari ini karena belum terima konfirmasi lanjutan dari Pj. Gubernur atau OPD yang membidangi,” ujar Sundan Wijaya, Jumat (15/03/2024).

Lanjut Sundan mengatakan, Demo Aksi Damai kembali dilakukan oleh P2KP untuk mengingatkan kepada Pj. Gubernur Sumsel, agar tidak mempolitisasi pendidikan dan serius dalam menelaah tuntutan yang di sampaikan.

Tetap dengan tujuan utama, P2KP masih dan akan terus mendesak Pj. Gubernur agar segera membatalkan surat penunjukan Plh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Sumsel.

“Kami menilai pengangkatan Kadisdik Provinsi Sumsel tidak menggunakan sistem merit, dalam arti seleksi calon Kadisdik tidak dilakukan secara terbuka sesuai dengan prosedur yang berlaku. Sehingga, dihari yang sama ada juga penunjukan Plh yang kami anggap melengkapi tindakan Pj. Gubernur yang bersifat cacat prosedur”, jelas Sundan.

BACA JUGA  Pj Walikota H. Trisko Defriyansa Hadiri Rakornas Pendapatan dan Keuangan Daerah Tahun 2023 di Palembang

Sempat diwarnai bersitegang, hampir 3 jam menunggu, akhirnya para pendemo memutuskan untuk menerobos masuk ke halaman Kantor Gubernur. Di sana, para pendemo kembali melakukan orasinya, yang berlanjut dimediasi oleh Bapak Atmadja Perwakilan Pihak Inspektorat Provinsi Sumsel.

“Perlu diketahui, yang membidangi Kepala BKD saat ini sedang melakukan Bimtek, jadi kami akan memfasilitasi audiensi P2KP dengan Pihak BKD pada senin mendatang”, ujar Atmadja.

Setelah mendengar jawaban dari pihak inspektorat, para pendemo, dalam hal ini massa dari P2KP membubarkan diri dengan tertib, dan akan kembali pada Senin, 18 Maret 2024.

(Cha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250