Headline

‎Pemberdayaan Masyarakat PALI, Langkah Nyata Pertamina EP Tingkatkan Ekonomi Lokal

124
×

‎Pemberdayaan Masyarakat PALI, Langkah Nyata Pertamina EP Tingkatkan Ekonomi Lokal

Sebarkan artikel ini

‎PALI, Girpos.com – PT Pertamina EP (PEP) Pendopo Field kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah operasionalnya. Melalui Pusat Pemberdayaan Masyarakat Pertamina (PPMP) yang berlokasi di Rejosari Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), perusahaan membuktikan bahwa sinergi antara industri hulu migas dan pemberdayaan warga dapat menciptakan nilai tambah yang signifikan bagi ekonomi lokal.

‎Program yang menjadi pusat kegiatan ini menyasar langsung kelompok-kelompok produktif, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT) dan Kelompok Tani Rejo Mulyo. Saat ini, PPMP telah menjadi wadah bagi 25 anggota KWT dan 20 anggota kelompok tani yang secara aktif mengelola lahan di area kerja PT Pertamina Pendopo Field.

‎Community Development Officer (CDO) PT Pertamina EP Pendopo Field, Riko Septian, menjelaskan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penguatan program. Fokus utama pemberdayaan dibagi ke dalam tiga pilar kegiatan utama, yaitu budidaya hortikultura, budidaya ikan lele, dan diversifikasi produk olahan.

‎”Program ini merupakan keberlanjutan dari inisiatif yang sudah dirintis sejak tahun 2021. Fokus kami tetap sama, yakni bagaimana program ini benar-benar berdampak pada peningkatan ekonomi para anggota secara berkelanjutan,” ujar Riko.

‎Salah satu inisiatif yang paling menonjol adalah pengelolaan apotek hidup. Kelompok tani tidak hanya sekadar menanam, tetapi juga mengolah hasil tanaman herbal menjadi produk bernilai jual tinggi. Selain itu, sebagai upaya menuju sistem pertanian yang lebih sehat, mereka kini mulai memproduksi beras sehat sebagai langkah awal transisi ke pertanian organik.

‎Guna memastikan produk-produk hasil olahan masyarakat terserap maksimal oleh pasar, PT Pertamina EP Pendopo Field tidak bergerak sendiri. Perusahaan menjalin kolaborasi strategis dengan Dinas Koperasi serta Dinas UMKM Kabupaten PALI.

‎Langkah ini terbukti efektif. Saat ini, produk-produk olahan masyarakat binaan telah berhasil menembus sejumlah toko lokal di wilayah Kabupaten PALI. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pendampingan dari hulu ke hilir, mulai dari teknik budidaya, pengolahan, hingga strategi pemasaran mampu meningkatkan daya saing ekonomi warga setempat.

‎Manfaat dari program ini dirasakan langsung oleh para pelaku di lapangan. Sutarni, salah satu anggota kelompok yang telah bergabung sejak tahun 2021, mengungkapkan rasa syukurnya. Menurutnya, pendampingan yang diberikan Pertamina EP memberikan perubahan nyata pada kemampuan teknis dan manajerialnya.

‎”Saya mendapatkan banyak keterampilan praktis, mulai dari teknik budidaya tanaman herbal yang benar, proses pengolahan, hingga cara mengemas dan memasarkan produk secara mandiri,” ungkap Sutarni.

‎Keterlibatan dalam kelompok ini telah memberikan dampak positif, yakni peningkatan penghasilan keluarga serta penambahan wawasan mengenai pemanfaatan tanaman herbal di sekitar lingkungan mereka.

‎Saat ini, kelompok binaan telah memproduksi berbagai produk turunan dari apotek hidup yang diracik khusus. Beberapa produk unggulan yang kini mulai dikenal masyarakat luas antara lain berupa minuman Kesehatan seperti Siji manis, kopi ribang, kunyit instan, dan temulawak instan dengan berbagai jenis simplisia yang diformulasikan untuk membantu mengatasi keluhan kesehatan seperti asam urat, darah tinggi, hingga kencing manis.

‎Ke depan, para anggota kelompok memiliki harapan besar agar produk-produk lokal asal PALI ini dapat terus berkembang dan menembus pasar yang lebih luas, sehingga kemandirian ekonomi yang selama ini diupayakan dapat memberikan dampak yang lebih masif bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten PALI.

‎Liputan : Rahasmin Sawiran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top