MESUJI, GirPos.com – Terdapat beberapa Desa di kecamatan Simpang Pematang, kabupaten Mesuji yang diakibatkan curah hujan yang tinggi dan diduga pendangkalan sungai, Rabu (17/1/2024).
Dikatakan Munandar, warga Desa Jaya Sakti yang berharap agar pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk tangani banjir.
“Ia ini semenjak jebolnya tanggul sungai itu ahirnya banjir makin parah bertambah Sekitar 50cm, akibatnya air merendam rumah saya sejak malam, selain itu, Motor juga beberapa barang elektronik saya rusak,” terang Munandar.
Senada dikatakan Mujari, dirinya memperhatikan ada beberapa lokasi lahan sawah yang gagal tanam karena banjir.
“Ada yang lebih prihatin seperti tetangga saya baru tanam di hari Natal kemarin, sekarang habis dilalap banjir. dia sudah mengeluarkan uang untuk beli pupuk yang jumlahnya tidak sedikit,” papar Mujari.
“Bekisaran Enam desa tersebut adalah Desa Simpang Pematang, Simpang Mesuji, Jaya Sakti, Harapan Jaya, Margo Makmur dan Desa Aji Jaya,” kata Munandar.
Maulana Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiap Siagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Mesuji memaparkan bahwa ada sekitar 25 rumah, di Desa Jaya Sakti, Kecamatan Simpang Pematang terdampak banjir.
“Untuk di Desa Simpang Pematang, ada Dua (2) titik lokasi banjir dengan 10 rumah yang terdampak, dan jalan sepanjang 200 meter terendam,” papar Maulana.
Lebih jelas Maulana menambahkan, untuk selain itu, di Desa Aji Jaya itu ada Empat (4) rumah terdampak, begitu juga Banjir di Desa Simpang Mesuji ada Satu (1) titik, yakni di RK 06, yaitu sekolah MTS 1 Simpang Pematang lalu lahan pertanian 2Ha, 100 meter jalan usaha tani 100 meter terendam banjir,” imbuh Maulana. (Mul)






