Scroll untuk baca artikel
Example 425x400
Berita PeristiwaPekalongan

Warga Kesesi Penggembala Bebek Meninggal Dunia Akibat Disambar Petir

1165
×

Warga Kesesi Penggembala Bebek Meninggal Dunia Akibat Disambar Petir

Sebarkan artikel ini
Gambar situasi rumah duka, (doc photo: humas polres Pekalongan/Mbah yanto)

PEKALONGAN, GirPos.com – Polda Jateng – Seorang penggembala bebek berinisial S (54) warga Desa Karangrejo, kecamatan Kesesi, kabupaten Pekalongan meninggal dunia tersambar petir. Korban meninggal di area persawahan Dukuh Kremon, Desa Karangrejo.

Menurut keterangan Kapolsek Kesesi, Iptu. Felix Prasetyawan, S.H., peristiwa itu terjadi pada Minggu tanggal 10 Desember 2023 sekira pukul 17.30 Wib.

Ia mengungkapkan, kondisi cuaca di wilayah Kesesi, siang hingga sore memang dalam keadaan hujan disertai dengan petir.

“Pagi hari itu, sekitar pukul 06.30 Wib seperti biasa korban pergi ke sawah untuk menggiring bebek. Dimana jarak dari rumah korban sampai dengan area persawahan sekitar 200 meter. Pada sore harinya, sekitar pukul 16.45 Wib, Kusmadi (55) warga Dukuh Kremon yang melintas di persawahan melihat bebek milik korban, namun tidak melihat keberadaan korban di lokasi tersebut,” ungkap Iptu. Felix Prasetyawan, S.H.

BACA JUGA  Satpol PP Pekalongan dan Petugas Bea Cukai Tangkap Penyelundupan Rokok Tanpa Cukai di Exit Tol Bojong

Selanjutnya, Kusmadi pergi ke rumah korban dan menanyakan keberadaan korban apakah sudah pulang ke rumah. Dan diketahui korban belum pulang ke rumah. Selanjutnya, Kusmadi bersama Faisal (28) berupaya untuk melakukan pencarian di area persawahan.

“Saat melakukan pencarian itulah, mereka menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di area persawahan. Kejadian itu pun disampaikan kepada kepala desa dan selanjutnya segera dilaporkan ke pihak Kepolisian (Polsek Kesesi),” terang Iptu. Felix Prasetyawan, S.H.,

Selanjutnya, dari pemeriksaan tim medis Puskesmas Kesesi 1, ditemukan luka bakar di area punggung belakang akibat tersambar petir.

“Sementara itu, keluarga Korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki untuk dilakukannya otopsi,” tutup Kapolsek Kesesi, Iptu. Felix Prasetyawan, S.H. (Mbah/rilis)


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250