SMAN 1 Simpang Rimba Lakukan Pembelajaran Inovatifnya dengan Buktikan Bahaya Asap Rokok


BANGKA SELATAN, GirPos.com – Peserta didik kelas XI 1 SMA Negeri 1 Simpang Rimba Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali menggemparkan dunia pendidikan melalui praktikum yang bertajuk “Bahaya asap rokok bagi kesehatan paru-paru” pada Senin 4/3/2024.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan di laboratorium Biologi SMA Negeri 1 Simpang Rimba. Laboratorium biologi SMAN 1 Simpang Rimba memiliki fasilitas yang cukup memadai untuk menunjang pembelajaran bagi peserta didik. Ada suasana yang berbeda yang diberikan oleh guru biologi Robi Pibra, S.Pd, dimana dalam proses pembelajarannya setelah siswa dibekali dengan teori kemudian dilanjutkan dengan memberikan pengalaman secara langsung kepada siswa dengan melaksanakan praktikum untuk melihat dan membuktikan sejauh mana kebenaran dari teori yang telah dipelajari sebelumnya.

Kegiatan praktikum dilaksanakan selama kurang lebih 3 jam pelajaran yakni dimulai pada pukul 11.45-14.30 wib. Kegiatan praktikum sendiri dibimbing langsung oleh guru mata pelajaran biologi yaitu Robi Pibra S.Pd. Sebelum kegiatan praktikum berlangsung beliau terlebih dahulu menjelaskan kepada peserta didik tentang tujuan praktikum, bahan dan alat yang digunakan serta cara kerja yang baik agar memperoleh hasil yang akurat. Pada saat kegiatan praktikum berlangsung peserta didik bersemangat dan antusias melakukan pengamatannya.

Robi Pibra S.Pd dalam kesempatan itu mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan praktikum ini yaitu untuk membuktikan bahaya asap rokok bagi kesehatan paru-paru manusia.

Beliau sangat berharap melalui kegiatan praktikum ini memberikan edukasi kepada peserta didik untuk menjaga kesehatan paru-parunya dengan tidak merokok dan menghindari asap rokok. Berdasarkan penelitian para ahli dalam 1 (satu) batang rokok mengandung 400 macam racun yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia, seperti methanol (bahan bakar roket), Dimethil Rosaline napthalene (kapur barus), karbon monoksida (bahan kimia berbahaya), ammonia (pembersih lantai) dan acetone (bahan penghapus cat) dan banyak lagi jenis bahan kimia berbahaya.

Pada kesempatan itu Robi Pibra S. Pd juga mengajak kepada peserta didik selain mengedukasikan diri sendiri beliau juga meminta kepada siswa untuk mengedukasikan kepada keluarga terdekatnya tentang bahaya asap rokok bagi kesehatan paru-paru manusia.

“Cegahi sebelum terlambat, jika kalian sayang dengan orang terdekat maka segeralah mengedukasikan pengetahuan ini kepada mereka,” Pungkasnya.

Salah satu siswa yang mengikuti praktikum mengungkapkan pesan dan kesanya terhadap kegiatan tersebut “Pesan saya terhadap pratikum adalah sayangi diri dan keluarga terdekat kita dengan tidak merokok, selain mengancam kesehatan tubuh merokok juga dapat mengancam ekonomi keluarga. Jadi, cegahlah sedini mungkin dan edukasikan kepada keluarga terdekat kita untuk tidak merokok karena merokok berbahaya bagi kesehatan kita terutama pada bagian organ paru-paru, apabila paru-paru kita sudah rusak maka sistem pernapasan kitapun terganggu. Kesan saya mengikuti pratikum yaitu sebelumnya yang saya tahu cuma orang yg merokok (Perokok Aktif) berbahaya ternyata orang yang tidak merokokpun juga ikut terkena imbasnya (Perokok Pasif) karena perokok pasif lebih banyak menghirup asap rokok jika dibandingkan perokok aktif “ungkapnya senin siang.

Praktikum hari ini berjalan dengan lancar sesuai dengan petunjuk kerja yang telah dibagikan oleh guru mata pelajaran biologi hal ini terlihat dari raut wajah peserta didik yang begitu senang dan bahagia. (Putri Simba).


 

BACA JUGA  Unsri Menggelar Wisuda Ke-169, Sebanyak 35 Dari 721 Sarjana Meraih Predikat Terbaik Dengan Pujian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *