Scroll untuk baca artikel
Example 425x400
Berita Peristiwa

Pemkab Sumedang Catat 1.004 Rumah Warga yang Rusak Akibat Tuju Kali Gempa Bumi

92
×

Pemkab Sumedang Catat 1.004 Rumah Warga yang Rusak Akibat Tuju Kali Gempa Bumi

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Sumedang, Jawa Barat hingga saat ini mencatat 1.004 rumah warga di daerah itu yang mengalami kerusakan akibat tujuh kali gempa bumi, Selasa [2/1/2024].

Gambar Kondisi salah satu rumah warga yang rusak cukup parah akibat Gempa di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa [2/1/24]. [Antara/Rubby Jovan]

SUMEDANG, GirPos.com – Pemerintah Kabupaten [Pemkab] Sumedang, Jawa Barat hingga saat ini mencatat 1.004 rumah warga di daerah itu yang mengalami kerusakan akibat tujuh kali gempa bumi, Selasa [2/1/2024].

Penjabat Bupati Sumedang Herman Suryatman di Sumedang, Selasa, menyebutkan berdasarkan laporan aparat kewilayahan, secara rinci dari total 1.004 rumah itu, 103 rusak berat, 93 rusak sedang, dan 808 rusak ringan.

“Namun demikian, data ini, mulai hari ini dan beberapa hari ke depan akan dilakukan verifikasi oleh petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” kata dia, dilansir Antara pada Selasa.

Ia menjelaskan terkait dengan kerusakan yang sebelumnya dilaporkan hanya ada di tiga kecamatan, yakni Sumedang Selatan, Sumedang Utara, dan Cimalaka, saat ini bertambah menjadi delapan kecamatan terdampak kerusakan akibat gempa bumi mulai 31 Desember 2023 tersebut.

BACA JUGA  "Siapa yang Gak Kenal Saya" Perlakuan Kasar Preman Proyek Terhadap Jurnalist Kompas Nusantara Online Saat Meliput

“Tiga kecamatan yang tadi saya sampaikan, ditambah laporan terakhir itu yang masuk Kecamatan Ganeas, Cisarua, Tanjung Kerta, Tanjung Medar, dan Rancakalong,” ungkapnya.

Dia menjelaskan 1.004 rumah rusak ini segera dilakukan verifikasi oleh BPBD dan BNPB, untuk menentukan kategori rumah warga yang rusak berat, sedang, dan ringan.

“Jadi warga masyarakat agar tenang percayakan kepada kami dengan catatan kami akan verifikasi agar akuntabel,” kata dia.

Pihaknya juga akan memberi perhatian kepada masyarakat yang rumahnya dinyatakan tidak mengalami kerusakan, berdasarkan tiga kategori tersebut.

Sebelumnya, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyatakan pemerintah pusat telah menyiapkan dana bantuan stimulan Rp 60 juta bagi perbaikan rumah warga yang rusak berat akibat bencana alam itu.

BACA JUGA  BMKG Ungkapkan Gempa Sumedang Dipicu Oleh Sesar

“Bapak Presiden sudah menetapkan bahwa yang menderita bencana yang rumahnya rusak berat, hancur, tadi juga kita lihat salah satu contoh, itu diganti oleh pemerintah Rp 60 juta,” katanya.

Ia mengatakan bantuan stimulan yang diberikan kepada masyarakat terdampak gempa itu bervariasi, yakni bangunan rusak ringan Rp15 juta, rusak sedang Rp30 juta, dan rusak berat Rp60 juta. (Isk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250