Kasus Kematian Aldi Sahilatua Nababan di Bali Belum Berakhir, Kakak Pingsan dan Sang Ibu Menangis

Kondisi keluarga Aldi Sahilatua Nababan di Tapanuli Utara (Kolase Instagram @monalisanababan_ dan TikTok @bilbli_18)

BALI, GirPos – Seorang Mahasiswa asal Siborongborong, Tapanuli Utara yang kuliah di Bali tewas mengenaskan di kamar kosnya. dugaan dibunuh menjadi trending topik atas kematian Aldi Sahilatua Nababan yang kini kasusnya Viral.

Namun sampai sejauh ini belum diketahui secara pasti penyebab matinya Aldi Sahilatua Nababan dan polisi masih terus mendalami kasus.

Baru-baru ini beredar video penampakan keluarga korban yang sangat histeris melihat anggota keluarganya meninggal dengan kondisi memprihatinkan.

Dilihat GirPos.com dari TikTok @bilbli_18 pada Jumat, 24 November 2023, akun ini mengunggah sebuah video jenazah Aldi yang sudah dimasukkan ke dalam peti mati.

“Tangkas ina hol lungun roha sa aldi nababan,” tulis perekam video tersebut. terlihat dalam video singkat itu ibu kandung mahasiswa di Bali itu sedang ditenangkan oleh orang-orang sekitarnya.

Sementara itu kakak kandung Aldi, Monalisa Nababan yang memakai kaos berwarna merah muda tengah pingsan.

Orang-orang yang berada di tempat tersebut terlihat kompak membantu keluarga korban sampai ada yang mengipasi Monalisa yang pingsan.

Demi mendapatkan keadilan atas kasus kematian sang adik, Monalisa membuat sebuah postingan di Instagram.

“MOHON BANTUANNYA PAK JOKOWI DAN PAK KAPOLRI !!! Adik saya ALDI SAHILATUA NABABAN yang berstatus mahasiswa di Elisabeth International Bali ditemukan MENINGGAL DIBUNUH di kostnya,” tulisnya, dikutip dari Instagram @monalisanababan_.

Usut punya usut, mayat Aldi ditemukan dalam kondisi yang cukup mengenaskan seperti organ vitalnya pecah dan mengeluarkan darah.

Sekujur tubuhnya juga penuh lebam hingga hidung dan mulutnya ikut mengeluarkan darah, bahkan engsel siku tangan bergeser. (Red).

BACA JUGA  Diduga Oknum Guru SMPN Sendang Agung Rngan Tagan, R Trauma Tak Mau Sekolah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *