Scroll untuk baca artikel
Example 425x400
Berita Nasional

Berikan Atensi, Kunker Wakapolri Ke Mapolda Sumsel Sampaikan Beberapa Hal ini

214
×

Berikan Atensi, Kunker Wakapolri Ke Mapolda Sumsel Sampaikan Beberapa Hal ini

Sebarkan artikel ini
Gambar Wakapolri Kunker, (Doc photo: Mapolres/Mapolda Sumatra Selatan/Ahmad Yani)

PALEMBANG, GirPos.com – Kunjungan kerja (Kunker) Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen, Pol. Drs. Agus Andrianto, SH. MH. ke Mapolda Sumatra Selatan (Sumsel) di Jl. Sudirman, kecamatan Kemuning Palembang, sampaikan beberapa hal dalam arahannya Ke PJU dan Kapolres jajaran Polda Sumsel, Rabu (8/11/2023).

Wakapolri, Komjen, Pol. Drs. Agus Andrianto, SH. MH., menyampaikan, bahwa para kapolres harus memberikan atensi untuk daerah binaan atau daerah rawan.

“Kita sampaikan kepada Kapolres untuk melakukan patroli sesuai dengan anatomi crime yang ada untuk daerah rawan di wilayahnya,” ujarnya saat memberikan arahan di auditorium lantai 7, gedung Presisi Mapolda Sumsel.

Bahkan jadilah polisi yang bersyukur akan profesinya, bahkan harus menjadi pemimpin yang memahami karakteristik wilayah dan masyarakat. Banyak cara yang harus dilakukan untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat.

“Kita harus selalu bersyukur dengan amanah yang diberikan pimpinan dengan melaksanakan tugas sebaik baiknya, hingga bisa mendapatkan kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA  Satu Warga Palestina Dibebaskan, Cerita Kepahitan Hidup

Sedangkan terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), tentunya kapolda Sumsel sudah memetakan wilayah rawan dan sudah ditentukan yang tepat. Karena ini rutin terjadi setiap tahun.

“Kita harapkan sumsel bisa memberikan support pangan ke daerah lain, Untuk sekarang ini kepercayaan publik naik 76 persen. Mari kita dukung kapolri untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat, bila tidak mampu berprestasi minimal tidak membuat masalah, banyak hal yang bisa dilakukan,” tegasnya.

Dikatakannya, Maka jadikanlah profesi untuk menjadi bagian dari masyarakat dan problem solving. Tingkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Bahkan laksanakan yang menjadi arah bijak pimpinan agar seluruh personel aman dan tenang. Sementara terkait pemilu untuk polda sumsel pada Februari gesekan tidak terlalu besar.

“Namun Pilkada potensi kerawanannya yang besar, Sehingga kita harapkan personel untuk berjaga di wilayah masing-masing, bahkan harus menjaga kesehatan,” ungkapnya.

BACA JUGA  Kejagung dan Komisi Kejaksaan Tingkatkan Kerjasama Menuju Kejaksaan yang Profesional

Sementara itu, Kapolda Sumsel, Irjen, Pol. A. Rachmad Wibowo., menyampaikan rasa syukur atas perkenannya hadirnya Komjen. Pol. Drs. Agus Andrianto, SH. MH., di Mapolda Sumsel.

“Kita sangat bersyukur bisa mendapatkan arahan secara langsung dari bapak Komjen Pol Agus Andrianto,” ungkap Irjen, Pol. A. Rachmad Wibowo.

Dalam kegiatan ini, lanjut ia mengatakan, bahwa tiga hal yang disampaikan yakni tentang situasi umum, dimana situasi Polda Sumsel masih kondusif.

“Kondisi sekarang ini masih sangat kondusif, dan mengenai tindak kejahatannya masih cukup tinggi dan kita berada pada urutan ke-7 dari seluruh jajaran polda, untuk kasus kejahatan, mendominasi mengenai kasus tipu gelap, Untuk itu, kami meningkatkan tim patroli dan sampai dengan saat ini Kami mempunyai layanan kepolisian banpol,” paparnya.

Lebih lanjut dikatan Irjen, Pol. A. Rachmad Wibowo, bahwa melalui aplikasi tersebut sangat membantu dan merespon aduan masyarakat, sampai hari ini sudah 2.000 lebih laporan masyarakat yang pihaknya terima melalui App tersebut. Untuk masalah Karhutla ada lima kendala besar, yakni mengenai kebiasaan masyarakat, dimana pada saat musim kemarau ini untuk membakar lahan.

BACA JUGA  Persiapan Pengamanan Nataru, Humas Polri Gelar Dialog Publik

“Sehingga pada saat musim hujan memudahkan mereka proses untuk tanam benih. Kedua cuaca ekstrem, pada musim panas yang berkepanjangan mengakibatkan kondisi medan dan lahan api yang sulit dijangkau,” jerangnya.

“Sehingga sulitnya anggota untuk memadamkan api tersebut, bahkan minimnya peralatan pemadam api dan alat angkut membuat anggotanya kesulitan memadamkan api,” imbuhnya.

Kemudian, keterampilan personel perlu ditingkatkan dengan mengenali karakter dan cara memadamkan api. Dan untuk persiapan pemilu, Provinsi Sumsel masuk kategori peringkat ke-19 rawan sedang.

“Kami juga menekankan kepada personel polda sumsel untuk tetap bersikap netralitas,” tutupnya. (Ahmad Yani).


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250